MEMPENGARUHI, BUKAN SEKEDAR BICARA

Apr 12, 2013   //   by harysetyowibowo   //   Article  //  No Comments

Pandai, memiliki banyak gagasan belum cukup. Kita perlu memiliki kemampuan mempengaruhi. Kecakapan membuat orang lain bersedia mendengarkan, menerima dan mengikuti gagasan kita.

Mempengaruhi terkait dengan kesukarelaan seseorang untuk mempercayai. Jika kita bisa dipercaya orang lain, hal ini akan mempermudah kita untuk mempengaruhi orang lain. Menurut Dobkin dan Pace (2003), ketika kita mempercayai seseorang, kita termotivasi untuk mendengarkan mereka.

Mempengaruhi BUKAN MENIPU, BUKAN pula MEMAKSA. Beberapa orang mungkin lebih tertarik menipu saat berusaha memperjuangkan kepentingannya. Hal ini dapat merusak citra diri dan hubungan baik yang telah terjalin.

Paksaan lebih mengandalkan ancaman yang dilandasi oleh kekuasaan untuk memberikan hukuman. Cara ini mungkin lebih cepat, tetapi lebih cepat pula memudar seiring melemahnya kekuasaan Anda. Selain itu, paksaan juga akan memicu kebencian dan perlawanan yang merusak hubungan baik. Mempengaruhi pada dasarnya adalah membuat orang lain mendukung Anda tanpa menggunakan paksaan (Dale Carnegie, 2009).

Berikut ini kami sajikan lima kiat mempengaruhi, sebagai berikut :

  1. Pahami. Sebelum mempengaruhi orang lain, pahami terlebih dahulu orang yang bersangkutan dan situasi yang sedang terjadi. Setiap orang memiliki kebutuhan, pikiran, dan emosi yang berbeda terhadap suatu objek yang sama. Gunakan pertanyaan konstruktif, semakin sering Anda bertanya pada yang bersangkutan dan atau orang-orang yang mengenalnya, Anda akan semakin memahaminya. Selain itu, orang cenderung setuju dengan mereka yang menunjukkan kesamaan minat, rasa hormat, dan bahkan kasih sayang.
  2. Bangun Kepercayaan. Jika mitra komunikasi tidak melihat kita sebagai orang yang dapat dipercaya, maka kita akan memiliki kesulitan untuk mempengaruhinya. Dengan demikian, hal yang penting untuk mempengaruhi adalah meyakinkan pada mereka bahwa Anda layak dipercaya. Tampilkan citra positif sejak awal pertemuan. Kesan pertama kita akan mempengaruhi bagaimana orang lain memandang kita dan pesan yang kita sampaikan. Promosikan keahlian Anda. Gunakan cara yang selaras dan elegan untuk memudahkan orang lain mengenali bahwa Anda memang pribadi handal. Tampilkan kepedulian dan ketulusan. Mitra komunikasi akan merasakan ini sehingga ia merasa dipahami. Perasaan dipahami adalah hal yang penting agar Anda dapat mempengaruhi orang lain. Kuasai diri. Ketika Anda telah menguasai diri, maka Anda merasa kuat dan yakin. Jadi, kuasai diri Anda, dan pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik.
  3. Jalin Kerjasama. Bekerjasama untuk menyelesaikan masalah adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan persetujuan bersama. Hal ini juga dapat menunjukkan bahwa Anda tertarik dan terbuka dengan ide mereka. Salah satu cara paling efektif untuk menjalin hubungan dalam mempengaruhi orang lain adalah dengan mempertimbangkan pendapatnya dan membuatnya mempertahankan perasaan pentingnya (Dale Carnegie, 2009). Ketika ide seseorang dianggap penting dan dalam mengambil keputusan ia merasa dilibatkan, maka ia akan lebih mudah memutuskan untuk mengikuti.
  4. Berikan Sentuhan Emosional. Sentuhan emosional akan mudah diingat dan berdampak kuat terhadap orang yang akan dipengaruhi. Oleh karena itu, berikan sentuhan emosional pada pesan yang Anda sampaikan dengan : Gunakan pilihan kata yang membangkitkan emosi. Mainkan juga intonasi pada beberapa kata yang Anda sampaikan. Berikan contoh yang gamblang, metafora atau kisah untuk membangkitkan respon emosional. Antusias, ketika Anda bersemangat, orang lain akan merasakan emosi Anda dan secara tidak sadar akan mengikuti Anda.
  5. Bicara LOGIS dengan DATA. Kita dapat meyakinkan orang lain jika mampu memberikan penjelasan yang didukung oleh data akurat, bukti kuat, serta disusun dalam penalaran logis. Aristoteles percaya bahwa manusia pada dasarnya makhluk yang berpikir logis, pengambilan keputusannya didasarkan pada sesuatu yang masuk akal. Kesalahan dalam penalaran yang dilakukan dapat membuat orang lain tidak percaya. Oleh karena itu, saat mempengaruhi, usahakan untuk : Menunjukkan Data dan Fakta, Menggunakan penalaran yang logis. Alasan yang didukung oleh fakta dan data yang tak terbantah akan memudahkan Anda untuk mempengaruhi orang lain.

Leave a comment


5 + = six

Login Status

You are not currently logged in.

We tweet, we tweet...

  • ,